Tokoh Adat Tabi Tolak Aksi Anarkis, Serukan Jayapura Tetap Damai dan Harmonis

Anton
17 Jun 2026 11:02
Cartenz 0 4
2 menit membaca

Jayapura – Sejumlah tokoh adat di wilayah Tabi mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Tanah Tabi serta menolak berbagai aksi demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis dan merugikan masyarakat.

Ondofolo Kampung Puai, Yakob Fiobetauw, menegaskan bahwa dirinya melihat dan turut merasakan dampak negatif dari berbagai aksi yang berujung pada tindakan anarkis. Menurutnya, perbuatan tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga merugikan masyarakat yang menginginkan suasana aman dan damai.

“Saya menolak dan mengutuk segala bentuk demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis karena hanya membawa kerugian bagi masyarakat,” ujar Yakob Fiobetauw, Senin (15/6/2026).

Ia mengajak seluruh masyarakat Sentani dan masyarakat Tabi pada umumnya untuk bersama-sama menjaga Tanah Tabi sebagai wilayah yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh suku, agama, dan kelompok masyarakat yang hidup berdampingan di dalamnya.

Menurut Yakob, nilai-nilai adat yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Tabi harus terus dipelihara sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Tanah Tabi, Negeri Matahari Terbit, sebagai tanah yang damai dan harmonis bagi semua suku bangsa yang menghuni wilayah ini,” katanya.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari Ondofolo Kampung Yoboi, Frans Wally, yang menilai bahwa menjaga kedamaian di Jayapura merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Frans menegaskan dukungannya terhadap ajakan Yakob Fiobetauw untuk mempertahankan Jayapura sebagai tanah yang aman dan harmonis bagi seluruh warga yang tinggal di wilayah Tabi.

“Saya mendukung pernyataan Bapak Ondo Yakob Fiobetauw dalam menjaga Jayapura sebagai tanah damai dan harmoni bagi seluruh masyarakat yang hidup di Tanah Tabi,” ujarnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Ondofolo Kampung Atamali, Septinus Ibo. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai tindakan maupun ajakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Septinus menegaskan bahwa masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai perdamaian serta memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman yang ada di Jayapura.

“Kami mendukung penuh pernyataan Ondo Yakob Fiobetauw untuk bersama-sama menjaga Negeri Jayapura sebagai tanah yang damai dan harmonis bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Para tokoh adat berharap seluruh masyarakat dapat terus mengedepankan dialog, persaudaraan, dan penyelesaian masalah secara damai, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jayapura serta wilayah Tabi tetap terjaga dengan baik.(red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x